Kisah Mengharukan Bocah 6 Tahun yang Bekerja Jadi Kurir



xiaochangjiang_20180126_163304.jpg
Photo by xiaochangjiang

Mates, jika kamu merasa sedang malas atau lagi bosan-bosannya mengerjakan sesuatu, coba deh baca artikel MyStudyWorld yang satu ini, dijamin pasti bakal bikin kamu semangat dan termotivasi lagi.

 

Ya, kisah kali ini menceritakan seorang bocah dari Tiongkok berusia 6 tahun yang mencari nafkah untuk dirinya sendiri! Wah, bagaimana bisa? Orang tuanya kemana ya?

 

Bernama Xiaochangjiang, bocah tersebut bekerja sebagai kurir yang kerjanya mengantar 30 paket per hari ke berbagai tempat di wilayah Qingdao, provinsi Shangdong.

Kisah Xiaochangjiang pun langsung viral saat seorang pria bernama Wang Qingwei yang mendapatkan paket. Langsung saja Qingwei memotretnya dan mengunggah ke media sosial WeChat. Qingwei sangat terkejut karena tak menyangka kurir yang mengantarkan paketnya seorang bocah berusia enam tahun.

 

Dan ternyata, Xiaochangjiang tinggal dengan teman ayahnya bernama Yan Shifang. Mereka tinggal di sebuah bangunan tua di wilayah distrik Shibei. Shifang berkata, Xiaochangjiang ditinggalkan ibunya yang menikah lagi karena sang ayah telah meninggal. Shifang akhirnya merawat Xiaochangjiang sejak usianya tiga tahun.

 

"Saya selalu membawanya untuk bekerja, saya takut ia hilang saat meninggalkannya sendirian di rumah. Karena pekerjaan saya mengantar paket, ia lama kelamaan mengerti dan akhirnya mau membantu saya menjadi kurir," ujar Shifang seperti dikutip MyStudyWorld dari World of Buzz, Rabu (24/1/2018).

 

Namun tenang dulu, Mates. Bukan berarti Xiaochangjiang sendirian kemana-mana mengantarkan paket. Sang 'ayah angkat'-nya ini ternyata senantiasa menemaninya selalu ke mana pun ia mengantar paket.

 

"Saya selalu menemaninya, saya cuma mengizinkannya untuk mengirim paket ke wilayah sekitar saja. Ia kini bisa mengantarkan 30 paket per hari," ujar Shifang.

Nah, yang lebih bikin mengharukan lagi, saat foto Xiaochangjiang viral di media sosial, akhirnya Organisasi Kesejahteraan lokal setempat pergi menemui Shifang dan membawa Xiaochangjiang untuk dirawat ke asrama sosial. Shifang dan Xiaochangjiang pun berpisah. Shifang juga merelakan kepergian Xiaochangjiang karena ia percaya, jika hidup dan masa depan Xiaochangjiang pasti akan lebih terjamin dan sejahtera jika dirawat dinas sosial.

 

Nah, bagaimana Mates, jangan mau kalah sama bocah enam tahun ya kalau malas-malasan. Coba petik moral dari kisah Xiaochangjiang yang ulet dan bekerja keras. Di usia sedini itu, ia harus menghadapi getirnya hidup. Semoga, cerita mengharukan dari Xiaochangjiang turut menjadi pelajaran penting bagi kita semua ya!

 

Leave a Comment

  0 Comment

Comment