Gempa Sudah Berhenti, Tapi Masih Terasa Goyang? Ini Penyebabnya



Foto_by_Huffington_Post.jpg
Photo by Huffington Post

Mates, kamu tahu kan kalau gempa bumi kembali mengguncang Jakarta pada Selasa siang lalu (23/2/2018)? Ya, gempa berskala 6,1 SR kali ini berasal dari Lebak, Banten. Gempa terasa cukup lama, kira-kira durasinya sekitar satu menit.

 

Mungkin setelah gempa berhenti, kamu masih merasakan sekelilingmu seperti masih bergoyang. Lalu kenapa fenomena bisa dirasakan?

 

Kondisi tersebut, ternyata sudah dianggap wajar. Bahkan di Jepang--negara yang sering mengalami gempa--fenomena ini bernama "Jishin-yoi" yang artinya "mabuk gempa". Menurut keterangan medis, Jishin-yoi memberikan sensasi goyang mengayun seperti gempa. Padahal kenyataannya tidak terjadi gempa sama sekali.

 

Ahli kesehatan juga mengungkap fenomena ini disebabkan dua hal. Pertama, ketidakseimbangan akibat terlalu banyak bergoyang. Kedua, efek ketakutan yang terjadi akibat gempa. Dan secara ilmu neurologis, kondisi terjadi akibat ketidakseimbangan sistem vestibular di telinga, saraf mata dan kaki.

 

Dokter Munetaka Ushio dari Universitas Rumah Sakit Tokyo juga menyatakan bahwa kondisi tersebut bahkan dirasakan lebih dari 30 persen dari populasi yang terkena gempa. Jadi, bagi kamu yang mengalami mabuk gempa, jangan khawatir ya. Karena, kondisi ini pasti akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa jam. Jika belum juga, Dokter Ushio menjamin kondisi akan hilang dalam waktu yang cukup lama, mulai dari beberapa hari hingga setidaknya satu minggu.

 

Nah, cara untuk mengatasinya juga mudah mates, sama seperti menanggulangi mabuk laut. Kamu hanya perlu menutup satu mata dan satu mata lainnya memandang ke objek jarak jauh. Kamu juga bisa berbaring, atau juga meminum cairan dingin. Jika lebih parah, penderita bisa meminum antihistamin yang biasanya terkandung di obat mabuk laut.

 

Nah, semoga cara ini bisa membantumu yang selalu mabuk setelah gempa berlangsung ya, Mates! Ingat, ketika ada gempa terjadi, jangan panik dan langsung cari tempat paling aman. Kamu juga bisa bersembunyi di bawah meja atau berlari ke lantai dasar jika berada di lantai atas. Jangan lupa, segera kabari teman, kerabat, dan anggota keluarga terdekat bahwa kamu baik-baik saja.

 

Stay safe!

 

Leave a Comment

  0 Comment

Comment