Melalui Kompetisi, Mahasiswa UGM Pertemukan Gagasan Generasi Muda dari Berbagai Negara



e_UGM_dyah11.jpg
Photo by Universitas Gadjah Mada

The 12th Management’s Events merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada pada 8-10 Maret 2018 lalu. Dengan mengangkat tema “Prestigious Feats of the Rustic Community”, acara ini bertujuan memberdayakan setiap lapisan masyarakat dalam upaya mewujudkan perekonomian bangsa yang lebih maju. Melalui kompetisi kasus bisnis internasional Gadjah Mada Business Case Competition (GMBCC) dan kompetisi sociopreneur nasional Indonesia Studentpreneur (IDEAS) Summit, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kepekaan terhadap fenomena sekitar dan bersikap inovatif pro-aktif dalam menciptakan solusi bagi berbagai permasalahan yang ada.

 

Pada tahun ini, GMBCC berhasil memikat antusiasme ratusan mahasiswa dari berbagai negara pada babak penyisihan hingga hanya menyisakan 10 tim untuk bersaing di babak final yang diadakan di  Yogyakarta. Bukan hanya mahasiswa dari seluruh Indonesia, melainkan juga dari negara Asia Tenggara, Qatar, Nigeria, serta Bangladesh. Selain berkompetisi, peserta GMBCC pada tahun ini berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke perusahaan tekstil SRITEX Solo untuk mempelajari dunia bisnis khususnya dari sudut sebuah negara yang memiliki keunggulan seni dan budaya. GMBCC ditutup dengan pengumuman hasil kompetisi, Juara I oleh tim Three Musketeers (UI), juara II oleh The Alpha Consulting (UGM), dan juara III oleh Newbee (UGM). Para juara mendapatkan total hadiah 3800 USD atau sekitar 52 juta rupiah, serta juara pertama akan mendapat kesempatan perjalanan khusus ke tempat-tempat ikonik Yogyakarta.

 

Kompetisi lain dari The 12th Management’s Events yaitu IDEAS yang terdiri dari beberapa rangkaian acara yaitu Insight Session, Konferensi, Project Presentation, dan Field Trip ke Desa Wisata Kaki Langit, Mangunan, Bantul. Insight Session merupakan talkshow yang terbuka untuk umum dengan menghadirkan sederet pembicara ternama seperti Maurice Shawndefar (Urban Development Specialist UNDP), Maria Harfanti (Miss Indonesia 2015), Rangga Almahendra (Penulis novel Faith and the City), Suryadi Suryadinata (Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), dan Fadli Wilihandarwo (CEO Pasienia). Dahlan Iskan, Mantan Menteri BUMN, turut mengirimkan video untuk mendukung acara Insight Session tersebut. Selanjutnya pada sesi konferensi, mahasiswa delegasi berbagai daerah di Indonesia yang merupakan finalis kompetisi IDEAS Summit berkumpul mendiskusikan solusi bagi permasalahan sosial bangsa.

 

Puncak kompetisi adalah Project Presentation di mana para delegasi berkesempatan memresentasikan ide inovasi mereka dalam mengembangkan perekonomian daerah. Rangkaian IDEAS Summit ditutup dengan Field Trip ke Kaki Langit yang bertujuan untuk memperkenalkan desa wisata dan aktivitasnya kepada para delegasi. Dalam beberapa kesempatan, para delegasi mencoba melukis dengan api di atas kayu serta mempelajari cara membuat atap limas. Field Trip ini juga dimeriahkan dengan adanya permainan di mana para delegasi juga dapat saling berinteraksi dan menyatu satu sama lain. Hasil kompetisi IDEAS peraih projek terbaik pertama adalah tim IDE US (UGM) yang disusul tim EWAKO 09 (Universitas Hasanuddin) sebagai peraih projek terbaik kedua, di mana keduanya memenangkan total hadiah senilai 17 juta rupiah.

Leave a Comment

  0 Comment

Comment